Analisis Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan dalam Mengatasi Stunting: Berdasarkan Teori Van Meter dan Van Horn
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1195Keywords:
Implementasi Kebijakan, Public Health, Stunting, Program Makanan TambahanAbstract
Urgensi penelitian ini adalah bahwa penanganan stunting yang tidak efektif dan sustainable akan menyebabkan gangguan jangka pendek dan jangka panjang pada sebagian besar balita di Indonesia. Maka, harus detail dan lebih perhatian dalam tahapan implementasi program di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai upaya penanggulangan stunting pada balita. Subjek penelitian ini adalah seluruh pihak yang terkait (stakeholders) dengan program PMT di posyandu desa Pombakka, kota Masamba kabupaten Luwu Utara. Stakeholder yang dimaksud adalah Dinas Kesehatan Masamba, kepala desa, pimpinan serta para nakes dan kader posyandu Desa Pombakka. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pihak terkait, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Di mana data dikumpulkan, lalu direduksi, disajikan dan disimpulkan. Data yang terkumpul dianalisis secara interpretatif dengan memberikan makna dan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan melakukan triangulasi; sumber, waktu, dan data. Peneliti menjadi instrumen utama dalam penelitian ini. Berdasarkan enam parameter dari teori Van Meter dan Van Horn yang digunakan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Standar dan Sasaran Kebijakan dari program PMT telah tepat sasaran, meski masih menimbulkan kecemburuan sosial pada keluarga yang tidak masuk dalam kategori sasaran program. Kemampuan Sumber Daya: sumber daya manusia; finansial, sarana dan prasarana masih membutuhkan peningkatan dalam banyak sisi. Karakteristik pelaksana khusus bagi kader posyandu yang langsung turun lapangan juga masih memerlukan edukasi mengenai standar pola makan dan hidup sehat yang nantinya bisa disosialisasikan ke keluarga sasaran program PMT. Disposisi atau sikap pelaksana membutuhkan karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan di saat turun tugas. Dibutuhkan mental pengabdian tanpa batas. Komunikasi antar organisasi telah berjalan meski terkadang beberapa informasi terlambat sampai di para kader posyandu. Terakhir, lingkungan sosial, ekonomi, dan politik menjadi tantangan terberat. Sebab, sekuat dan bersemangat apapun para kader posyandu dalam mendelegasikan program PMT kepada masyarakat, tetap dibutuhkan umpan balik yang aktif dari masyarakat. Merekalah yang harus menyambut baik ikhtiar pemerintah sambil terus berusaha aktif mengontrol keluarga mereka agar tetap sehat dan jauh dari stunting.
References
Addawiyh, Febriani, L., & Fadillah, N. (2025). Efektivitas Implementasi Kebijakan Publik dalam Mewujudkan Pelayanan Publik yang Responsif?: Tinjauan Teoritis dan Empiris. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1), 27–35. https://doi.org /10.55606/jurrish.v4i1.4438
Alam, A. Z. I., Zaid, M., & Alam, A. A. F. (2023). Digitalisasi Sistem Perlindungan Sosial Kebijakan di Indonesia sebagai Langkah Menuju Masyarakat 5.0 . Journal Social Society, 3(2), 95–112. https://doi.org/10.54065/jss.3.2.2023.335
Almausshofi, A., Novika, I., Nurmala, S. D., Aida, N., Hudani, M. M., & Nindien, Q. A. (2025). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Sektor Publik terhadap Kemiskinan di Indonesia Tahun 2005-2024. Journal Social Society, 5(1), 272–282. https://doi.org/10.54065/jss.5.1.2025.684
Amma, G. M., Bagus, N., & Suprojo, A. (2024). Implementasi Kebijakan BLT di Desa Sidomulyo Kota Batu Berdasarkan Analisis Van Meter dan Van Horn. LENVARI: Jurnal of Social Science, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.61105/jss.v2i1.96
Arieffiani, D., & Ekowanti, M. R. L. (2024). Evaluating Local Government Policy Innovations. Bina Praja, 16(1), 1–20. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.1-20
Aulina, R. A., Jember, U. M., Angin, R., Jember, U. M., Adawiyah, P. R., Jember, U. M., Asti, R., & Attribution, C. C. (2024). Stunting?: A Serious Threat To The Nation’s Future , Government’s Role and Alternative Solutions. American Journal of Public Law and Political Education, 1(72), 98–107. https://publishingjournals.org/ajplpe
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2022). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 18(S1), e13320. https://doi.org/10.1111/mcn.13320.
Erlyn, P., Hidayat, B. A., Fatoni, A., & Saksono, H. (2021). Nutritional interventions by local governments as an effort to accelerate stunting reduction. Jurnal Bina Praja, 13(3), 543–553. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.543-553
Furkan, S., Rachmawati, I., & Jumadi, J. (2026). Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Sintang. Journal Social Society, 6(1), 492–505. https://doi.org/10.54065/jss.6.1.2026.1010.
Juni, S., Astuti, W., Suindyah, S., & Atmojo, S. (2025). Modeling Environmental Interactions and Collaborative Interventions for Childhood Stunting: A Case from Indonesia. Dialogs in Health, 6(3), 100206. https://doi.org/10.1016/j.dialog.2025.100206
KBBI. (2026). https://kbbi.web.id/implementasi. https://kbbi.web.id/implementasi
Kusumawati, A., Rahardjo, S. S., & Suryani, N. (2022). Policy implementation in stunting prevention program: A systematic review. International Journal of Public Health Science, 11(2), 642–650. https://doi.org/10.11591/ijphs.v11i2.21425
Leeson, P. T., & Thompson, H. A. (2021). Public Choice and Public Health. 195, 11127. https://doi.org/10.1007/s11127-021-00900-2
Li, B., Wong, H., Maaß, L., Vodden, A., Kessel, R. Van, Sorbello, S., & Buttigieg, S. (2022). Viewpoint The dawn of digital public health in Europe?: Implications for public health policy and practice. The Lancet Regional Helath - Europe, 14, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.lanepe.2022.100316
Luthfia, F., Titania, T., Hidayat, M. T., & Bharoto, R. M. H. (2025). Stunting?: Issues And Prevention Efforts by Stakeholders. Journal of Social, Culture and Society, 3(3), 570–579. https://doi.org/10.58905/athena.v3i3.436
Mulyani, A. T., Khairinisa, M. A., & Khatib, A. (2025). Understanding Stunting?: Impact , Causes , and Strategy to Accelerate Stunting Reduction — A Narrative Review. Nutrients, 17, 1–29. https://doi.org/10.3390/nu17091493
Rosyida, M., Kushandajani, & Herawati, N. R. (2024). The Analysis of Stunting Implementation Policy in Tegal Regency. Socio-Political Communication and Policy Review, 1(5), 1–6. https://doi.org/10.61292/shkr.168
Ruswati, T., Ellah, Muh, I., Wargadinata, & Sahyana, Y. (2024). Policy Implementation Model Acceleration Stunting Reduction in Sumedang Regency West Java Province. Forum for Linguistic Studies, 6(72), 1226–1253. https://doi.org/10.6084/m9.figshare.90759940
Saputra, T., Zuhdi, S., Affrian, R., Sufi, W., & Harahap, J. R. (2023). Bibliometric Studies and Public Administration Research Potential on Stunting Problems. Manajemen Pelayanan Publik, 06(02). https://doi.org/10.24198/jmpp.v6i2.45671
Titaley, C. R., Ariawan, I., Hapsari, D., Muasyaroh, A., & Dibley, M. J. (2019). Determinants of the stunting of children under two years old in Indonesia: A multilevel analysis of the 2013 Indonesia basic health survey. BMC Public Health, 19, 1106. https://doi.org/10.1186/s12889-019-7438-1
Wasono, W., & Sukmana, H. (2024). Navigating implementation challenges of stunting solutions in Indonesia’s health programs. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v15i3.1106.
Webster, M. (2026). Implementation Noun. https://www.merriam-webster.com/dictionary/implementation
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dini Ariani, Rasmiati Tahir, Elya Septiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







